#Post Title #Post Title #Post Title
Minggu, 29 Mei 2011

Berkat Tante Kutemukan Gairah Mudaku

gambar dari google
            Seperti biasa sebagai mahasiswa yang “sok sibuk” aku menjalani padatnya hari-hariku di kampus dan di luar kampus. Menyandang gelar mahasiswa “sok sibuk” tentu memiliki  banyak kegiatan yang sangat banyak  namun dituntut profesional dan adil dalam menjalankan semua kewajiban. Di sela-sela kesibukkan itu aku selalu sadar bahwa  kewajiban utamaku adalah berhadapan dengan berbagai mata kuliah yang harus dipelajari dan diaplikasikan suatu hari nanti. 
            Kata kunci buatku untuk menjalani segala kegiatan yang sampai hari ini aku jalani adalah menjaga api semangat berkobar dan membara sampai akhir. Tapi mahasiswa “sok sibuk” tetaplah manusia yang semangatnya fluktuatif. Terkadang semangatnya menyala terang, terkadang redup dan terkadang malah mati sama sekali. Tapi beruntung aku selalu bisa memotivasi diri sendiri ketika semangatku dalam kondisi drop. Selain itu dengan beringas, aku selalu berusaha mencari inspirasi di sekitarku. Salah satunya dari seorang tante yang sangat bisa membuatku bergairah.
          Gairah itu bermula dari keseharianku berbincang dengan seorang tante paruh baya. Sebut saja namanya Tante Reni. Tante Reni adalah seorang ibu rumah tangga yang kini juga menuntut ilmu dalam satu jurusan denganku. Secara fisik, Tante Reni memang sudah terlihat tak muda lagi, tapi kekuatannya untuk membakar gairahnya sendiri bahkan gairahku, patut diacungi jempol.
            Suatu pagi di kampus small but giant tepatnya di kantin kamikita, aku dan tante merundingkan tugas dari salah satu dosen kami sambil menunggu pesanan nasi gila kami datang. “Eh, Bara kita bagi tugas yok!”, ajak tante di sela rundingan kami. “Ok te, tante mau ngerjain yang bagian mana?”, jawabku.”Tante bagian yang cari bahan aja ya, tapi nanti ngolahnya Bara aja, tapi ntar Tante di ajari juga ya Bara, karena Tante masih bingung.”, jawabnya sambil tertawa kecil. “Ok, tante aman itu, nanti tante juga bisa kok!”, jawabku membalas semangatnya. Memang beginilah Tante Reni, di umur yang tidak muda lagi, semangatnya untuk maju bisa dikatakan (...)
[ Read More ]
Minggu, 13 Februari 2011

Bangkit Para Pemuda : Tiriskan Zamrud Khatulistiwa dari Tungku Perapian

Bangkit Para Pemuda : Tiriskan Zamrud Khatulistiwa dari Tungku Perapian
Oleh : Indra Umbara Nikolaas Tirtadinata Fellow
Mahasiswa Manajemen dan Bisnis Semester Dua
Universitas Paramadina

Sumber : www.google.com
Indonesia salah satu negara di kawasan Asia Tenggara yang memiliki berbagai warisan kekayaan alam di dalamnya. Negeri ini terdiri atas lebih dari 13.000 pulau yang terbentang di garis khatulistiwa sepanjang lebih dari 5.000 km dari timur ke barat (Victor,Johnson dan Hafild, 1999). Negeri yang menduduki peringkat IV dengan jumlah penduduk  terbanyak di dunia ini memiliki berbagai kawasan pertambangan dengan bermacam-macam jenis hasil tambang di dalamnya, serta berbagai objek wisata yang memukau perhatian wisatawan domestik maupun internasional. Selain itu negeri yang berjuluk jamrud khatulistiwa ini memiliki kekayaan hutan yang beranekaragam. Menurut  Supriatna (2008) hutan di Indonesia terbagi menjadi beberapa jenis. Pertama, hutan rawa gambut dan hutan air tawar yang terletak di daerah Sumatera, Kalimantan, dan Irian Jaya. Kedua, hutan kerangas di daerah Kalimantan yang merupakan kawasan hutan kerangas terluas di Asia Tenggara. Ketiga, hutan batu kapur (limestone), hutan berbatuan primitif/ultrabasic rock yang terletak di Sulawesi, hutan jenis ini merupakan hutan terluas di dunia yang Indonesia miliki. Selain itu, di sebuah kawasan kering di sebelah tenggara (Nusa Tenggara), ada hutan gugur daun musiman, padang rumput savana dan hutan musim. Berbagai habitat hijau memang menggelora di bumi pertiwi, sehingga Indonesia dianggap sebagai salah satu negara penghasil oksigen terbesar di dunia atau paru-paru dunia. Sangat menakjubkan bukan? Bahkan Victor, Johnson & Hafild (1999) menjelaskan, meskipun Indonesia hanya menempati 1,3% wilayah daratan di bumi, negeri ini memiliki lebih dari 17% spesies di bumi dibandingkan dengan negara lain. Mereka juga menegaskan bahwa secara konservatif, Indonesia menjadi hunian lebih kurang 11% jenis tanaman berbunga di dunia, 17% semua burung, dan sekurang-kurangnya 37% ikan di dunia. Semua kekayaan itu hanya ada pada hutan di Indonesia.
Sayangnya beberapa kekayaan yang kita miliki perlahan-lahan mulai menunjukkan pengurangan pada segi kuantitas sehingga berpengaruh langsung pada segi kualitas. Hal ini bisa kita lihat pada  beberapa kekayaan Indonesia khususnya hutan yang berangsur-angsur mengalami penurunan fungsi karena mengalami kerusakan. Pernyataan tersebut dipertegas oleh
[ Read More ]
Minggu, 23 Januari 2011

Tips Sukses Paramadina Fellowship 2011



Sumber : www.google.com
       Hai  teman-teman....maaf ya kalau telat buat postingan ini, aku janji tanggal 12 Januari 2011, tapi baru sekarang aku buat karena sibuk UAS. Sekali lagi maaf yaaaa...:). Langsung  aja aku bakal sharing mengenai saran-saranku  untuk masuk Paramadina Fellowship 2011. Tapi tetap kembali lagi, saran-saran yang aku share juga tidak menjamin untuk mengantarkan kalian lolos Paramadina Fellowship 2011, tapi paling tidak sedikit banyak bisa membantu..hehehe...:D. Postingan ini aku buat karena aku juga pernah mendapat tips dari senior Paramadina Fellowship 2008, jadi aku juga merasa berkewajiban untuk berbagi saran untuk teman-teman yang ingin mengikuti Paramadina Fellowship 2011....:D
            Buat kamu yang ingin masuk menjadi bagian dari civitas akademika Universitas Paramadina lewat jalur Paramadina Fellowship 2011 baiknya untuk awal kalian melakukan hal-hal sebagai berikut:
                           1. Pelajari betul-betul informasi tentang Paramadina Fellowship 2011, kalian bisa mendapatkannya di  www.paramadina.ac.id atau di blog ku ini (postingan sebelumnya). Pelajari point demi point baik itu dari segi kualifikasi, ketentuan yang berlaku, proses pendaftaran, dan yang terpenting juga adalah tanggal akhir batas pendaftaran.                                                                    
                              2. Setelah kalian memelajari informasi tersebut, pikirkan jauh ke depan apakah kalian siap akan semua  persyaratan yang diberlakukan atau tidak. Yang terpenting juga apabila kalian diterima apakah kalian      akan mengambil atau menggunakan hak kalian. Kalau jawabannya YA, segeralah persiapkan materi mental dan fisik untuk persiapan tahap berikutnya, tetapi kalau jawabannya tidak siap atau bahkan apabila lolos kalian tidak mengambilnya, lebih baik jangan teruskan persiapan kalian karena secara langsung akan mengurangi kesempatan teman kalian yang ingin lolos Paramadina Fellowship 2011. 
  3. Pelajari institusi yang ingin kalian masuki, yang di sini adalah Universitas Paramadina, pelajari berbagai sisi dari kampus small but giant ini....:D Jangan lupa jurusan di kampus ini yang ingin kalian tuju.  Ingat dari berbagi sisi ya mengenalnnyaaaa...:D. Setelah itu lanjut ke tahap berikutnya.
Setelah benar-benar melakukan persiapan-persiapan di atas, kini saatnya bagi kalian untuk.....
[ Read More ]
 
 

Kampus Tercinta

www.kampusparmad.com